Artikel
Manasik Umrah Sesi II Untuk Keberangkatan 20 Oktober


Setelah sesi I, Manasik umrah sesi II untuk keberangkatan 20 Oktober diselenggarakan pada Jumat, 19 Oktober 2018. Diikuti 184 peserta termasuk calon jemaah umrah dari Makassar, Balikpapan, Batam, dan Medan.

Seperti halnya sesi I, pada manasik sesi II ini juga berlangsung di Wisma Umrah dan Haji Indonesia, Mampang, Jakarta Selatan. Dimulai pukul 13.00 sampai 16.00 WIB.

Manasik dibuka dengan pembacaan ayat suci Al Qur'an oleh Ustadz Abdul Kholik. Adapun pengantar manasik disampaikan Ustadz Sugiarto yang mewakili pihak manajemen NRA Group. Materi manasik sendiri disampaikan Dr. KH. Ahmad Dimyati Badruzzaman. 

Ustadz Sugiarto yang mewakili NRA Group, dalam kesempatan itu, menyampaikan NRA Group yang telah 18 tahun melayani jemaah untuk menjalankan ibadah haji dan umrah menerima setiap masukan yang baik dan konstruktif. Karena, dengan masukan jemaah yang baik, NRA Group dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah. 

"Mudah-mudahan Bapak/Ibu sekali masuk NRA, terus suka kepada NRA," ucap beliau.

Ustadz Sugiarto menerangkan mengenai apa yang dilakukan jemaah saat menjalankan program kegiatan sejak dari pemberangkatan dan saat sampai di Arab Saudi, khususnya tanah suci Mekkah dan Madinah, kemudian kembali ke tanah air. 

Lebih lanjut disampaikannya bahwa ada dua hal penting yang harus dimanfaatkan jemaah karena berkesempatan dapat menunaikan ibadah umrah. Pertama, bisa jadi Allah SWT memberi kesempatan bisa berumrah karena kita memiliki dosa yang banyak. Maka jadikanlah umrah sebagai waktunya untuk bertobat.

"Jadikankah umrah ini sebagai perjalanan taubat," ucap Ustadz Sugiarto.

Kedua, bisa jadi Allah SWT memberi kesempatan bisa berumrah karena kita mempunyai banyak masalah. Maka, jadikanlah umrah sebagai media untuk 'curhat' kepada Allah SWT.

"Jadikankah umrah sebagai perjalanan munajat," kata beliau.

Sementara itu, Dr. KH. Ahmad Dimyati Badruzzaman memberikan bimbingan amalan ibadah apa saja yang bisa ditunaikan jemaah, baik saat keberangkatan, selama di tanah suci, dan kembali ke tanah air.

Beliau juga memberikan tips beribadah saat di Madinah dan Mekkah, dimana di Mekkah sendiri inti dari ibadah Umrah ditunaikan. 

Setelah manasik umrah sesi II selesai, pada Sabtu, 20 Oktober, jemaah yang mengikuti manasik sesi I dan II diberangkatkan dari Terminal III Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten. 

Para jemaah akan diberangkatkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan Nomor Penerbangan GA 982. Keberangkatan pukul 16:30 WIB dan tiba pada 22:30 KSA.

Secara total, untuk keberangkatan 20 Oktober, NRA Group memberangkatkan sekitar 364 calon jemaah umrah. Para calon jemaah akan dibimbing Dr. KH. Ahmad Dimyati Badruzzaman dengan didampingi satu tenaga kesehatan, dr. Ibnu.

Selama menunaikan ibadah umrah, ketika di Mekkah jemaah NRA Group akan menginap di Hotel Fairmont, Swissotel Al Maqam dan Hilton Convention. Sedangkan saat di Madinah, jemaah akan menginap di hotel Grand Mercure dan Rawdat Al Aqeeq.